Harga emas dunia bergerak fluktuatif dalam rentang yang cukup lebar sepanjang hari Selasa namun hanya mampu mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan kenaikan tipis di atas level pembukaan harian. Melemahnya imbal hasil obligasi AS dan juga indeks Dollar masih menjadi faktor yang menopang harga emas mencatatkan level tertinggi baru dalam tiga bulan terakhir. Perhatian pelaku pasar hari ini akan tertuju pada rilis data inflasi PCE untuk bulan Juli serta laporan Produk Domestik Bruto untuk pertengahan kuartal kedua. Jika kedua data tersebut melaporkan angka yang lebih lemah dari ekspektasi, maka harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan untuk menembus level $4.700 per troy ons.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4657 per troy ons dan masih menunjukkan bias bullish dengan dibuka di atas level pivot harian dan telah bergerak mendekati level resistance di area 4678. Pergerakan stabil di atas resistance tersebut akan menopang harga emas untuk menguat dan menguji kembali level resistance kunci di area 4700 atau bahkan mengincar target yang lebih tinggi di area 4722. Skenario bullish ini bisa digagalkan jika harga emas berbalik melemah dan turun melewati level pivot harian 4653 yang menjadi level support kunci hari ini. Pergerakan di bawah area pivot dapat memicu aksi jual yang berpotensi membawa harga emas turun menuju level support yang lebih dalam di area 4632 atau bahkan hingga area kunci 4610.
Bagikan Berita Ini