Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Senin dengan penurunan tipis setelah bergerak fluktuatif dalam rentang yang relatif sempit. Belum tercapainya titik temu dalam negosiasi antara AS dan Iran membuat pelaku pasar masih mengkhawatirkan laju inflasi di tengah tingginya harga minyak dunia. Perhatian pelaku pasar pekan ini akan tertuju pada hasil rapat moneter sentral bank dari berbagai negara dengan Federal Reserve menjadi sorotan utamanya. Rapat moneter FOMC pekan ini juga kemungkinan besar akan menjadi rapat moneter terakhir Jerome Powell sebagai Ketua Fed sebelum digantikan oleh Kevin Warsh pada bulan Mei. Melihat situasi ekonomi global dalam dua bulan terakhir, mayoritas bank sentral kemungkinan besar masih akan mempertahankan suku bunga di level tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Emas mengawali sesi perdagangan hari ini di kisaran harga $4685 per troy ons dan masih berada dalam bias bearish melihat pergerakannya yang berada di bawah level pivot harian. Area 4660 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekatnya untuk hari ini. Break ke bawah support tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support lanjutan di area 4630 atau bahkan hingga area kunci 4600. Skenario bearish ini bisa digagalkan jika harga emas mampu menguat ke atas level pivot harian untuk menguji level resistance di area 4710. Pergerakan stabil di atas resistance tersebut akan menopang harga emas ke zona bullish dengan potensi kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4740 atau bahkan hingga area 4770.
Bagikan Berita Ini