• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup melemah setelah pelaku pasar mengurangi posisi menjelang pengumuman hasil rapat FOMC. Ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh masih menjadi sentimen utama yang menekan pergerakan emas. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.029 per troy ons dan masih bergerak di bawah level pivot US$4.040, sehingga bias jangka pendek tetap bearish. Selama harga bertahan di bawah US$4.070, tekanan jual masih berpotensi menguji area US$4.000 hingga US$3.970. Sebaliknya, jika mampu kembali menembus US$4.070, peluang rebound terbuka menuju US$4.111.

Blog Photo

Harga Emas Terkoreksi, Pasar Fokus Menanti Hasil FOMC

Harga emas dunia sempat menguat menembus US$4.100 per troy ons pada awal perdagangan Senin, namun berbalik melemah dan ditutup di bawah level pembukaan harian. Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke rapat FOMC perdana yang dipimpin Ketua The Fed, Kevin Warsh, di tengah ketidakpastian inflasi global dan perkembangan konflik di Timur Tengah. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.079 per troy ons dan masih bergerak dalam bias bullish selama bertahan di atas area support US$4.065. Resistance terdekat berada di US$4.095, dengan potensi kenaikan menuju US$4.110 hingga US$4.125 jika level tersebut berhasil ditembus.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup menguat tipis pada perdagangan sebelumnya setelah berhasil bertahan di atas level pivot harian. Meski demikian, pergerakan masih cenderung terbatas karena pelaku pasar menanti katalis baru dari perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter The Fed. Pada perdagangan hari ini, area US$4.083 menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan menuju US$4.113 hingga US$4.143. Sebaliknya, jika harga turun di bawah US$4.023, tekanan bearish berpotensi membawa emas melemah ke US$3.992 bahkan US$3.963 per troy ons.

Blog Photo

Harga Emas Rebound Tipis, Fokus Pasar Tertuju pada Rapat FOMC

Harga Emas Menguat Tipis, Pasar Menanti Hasil Rapat FOMC Harga emas dunia ditutup menguat tipis pada akhir pekan setelah aksi bargain hunting muncul seiring turunnya harga minyak dunia. Namun, pergerakan emas masih terbatas karena pelaku pasar menunggu hasil rapat FOMC yang diperkirakan menjadi katalis utama arah pergerakan selanjutnya. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.094 per troy ons. Selama bertahan di atas support US$4.083, emas berpeluang menguji resistance US$4.112. Sebaliknya, jika turun di bawah level tersebut, tekanan bearish berpotensi membawa harga ke area US$4.067 hingga US$4.052.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga Emas Anjlok, Tekanan Bearish Masih Mendominasi Harga emas dunia ditutup melemah tajam pada perdagangan sebelumnya setelah turun dari level US$4.138 ke US$4.049 per troy ons. Pelemahan ini mencerminkan masih kuatnya tekanan jual di pasar menjelang rilis sentimen ekonomi penting. Pada perdagangan hari ini, level pivot berada di US$4.076. Selama harga bergerak di bawah area tersebut, potensi penurunan masih terbuka menuju support US$4.012 hingga US$3.975. Sebaliknya, jika mampu kembali menembus US$4.113, emas berpeluang melanjutkan rebound menuju area US$4.177.

Blog Photo

Harga Emas Melemah Tajam, Sentimen Bearish Kembali Menguat

arga Emas Terkoreksi Lebih dari 2%, Tekanan Bearish Kembali Menguat Harga emas dunia ditutup melemah lebih dari 2% pada perdagangan Kamis setelah kenaikan harga minyak di atas US$90 per barel memicu kekhawatiran inflasi global. Penguatan minyak dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah usai serangan terhadap kapal tanker di Selat Bab al-Mandeb. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.050 per troy ons dan masih bergerak dalam bias bearish. Area 4.034 menjadi support terdekat, sementara 4.066 menjadi resistance yang perlu ditembus untuk membuka peluang penguatan kembali menuju 4.083–4.100.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga Emas Anjlok, Bias Bearish Masih Mendominasi Harga emas dunia ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis setelah turun dari US$4.138,11 ke US$4.049,25 per troy ons. Tekanan jual masih mendominasi sehingga emas ditutup di dekat level terendah harian. Pada perdagangan pagi ini, harga emas diperkirakan masih bergerak dalam bias bearish. Area 4.012 menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan, sementara 4.113 menjadi resistance awal. Selama harga bertahan di bawah level pivot 4.076, potensi pelemahan menuju 3.976 hingga area psikologis 3.900 masih terbuka.

Blog Photo

Emas Cetak Level Tertinggi Sepekan, Tren Bullish Masih Berlanjut?

Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Sepekan Harga emas dunia menguat ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan, didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketegangan AS-Iran dan ketidakpastian ekonomi global. Kenaikan harga minyak akibat konflik di Selat Hormuz turut meningkatkan kekhawatiran inflasi. Meski demikian, pada perdagangan pagi ini emas terkoreksi dan bergerak di bawah level pivot harian. Pelaku pasar kini menantikan apakah harga mampu menembus resistance di area US$4.150 untuk melanjutkan tren bullish, atau justru melemah menuju area support US$4.105.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga Emas Menguat, Waspadai Koreksi di Bawah Pivot Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan Rabu setelah sempat menyentuh level US$4.165,85 per troy ons, didukung meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Meski demikian, pergerakan pagi ini masih berada di sekitar pivot 4.124, sehingga pasar berpotensi mengalami konsolidasi. Selama harga bertahan di atas support 4.082, peluang rebound masih terbuka menuju resistance 4.172. Sebaliknya, jika menembus support tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut ke area 4.035.

Blog Photo

Harga Emas Melonjak 1%, Berpeluang Tembus US$4.100

Harga emas dunia naik lebih dari 1% pada perdagangan Selasa, didorong aksi bargain hunting dan meningkatnya permintaan aset safe haven setelah AS mengumumkan tarif 50% untuk impor dari Kanada. Namun, penguatan emas masih dibatasi oleh menguatnya indeks dolar AS dan kenaikan harga minyak akibat konflik AS-Iran di Selat Hormuz. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.079 per troy ons dan masih bergerak dalam bias bullish. Selama bertahan di atas US$4.060, harga berpeluang menguji resistance US$4.100, dengan target lanjutan di US$4.120–4.140. Sebaliknya, jika turun di bawah US$4.060, tekanan bearish berpotensi membawa emas kembali ke area US$4.040–4.020.

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?