Gold Analysis
Senin, 12 Desember 2022, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1789.72 | High: 1805.94
Close: 1794.84 | Low: 1788.32
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1796.37
R1: 1804.41 | S1: 1786.79
R2: 1813.99 | S2: 1778.75
R3: 1822.03 | S3: 1769.17
Daily Average: 22 poin
Harga emas dunia sempat menyentuh level tertingginya dalam seminggu terakhir pada hari Jumat meski akhirnya gagal menutup sesi perdagangan akhir pekan lalu di atas level harga psikologis $1.800,00/troy ons. Data ekonomi yang dirilis pada hari Jumat dari Amerika Serikat melaporkan adanya kenaikan harga barang di tingkat produsen serta kepercayaan diri konsumen dengan angka yang lebih baik dari ekspektasi. Indeks Dollar AS menguat pasca rilis data tersebut dan berakibat pada terhentinya kenaikan harga emas. Pelaku pasar pekan ini akan menantikan dua data ekonomi besar dari AS yaitu data inti inflasi dan hasil rapat moneter bank sentral. Kedua data tersebut berpotensi menentukan arah pergerakan pasar mata uang dan logam mulia hingga akhir tahun.
Emas pada perdagangan pagi ini dibuka di kisaran harga $1.796/troy ons dan berada dalam bias bearish jangka pendek setelah gagal mengatasi resistance psikologis di area 1800. Area 1787 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat. Break ke bawah support tersebut akan menambah tekanan bearish pada harga emas dan dapat membawanya turun lebih dalam ke level support lanjutan di area 1779. Untuk sisi atasnya, area 1804 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat. Harga emas perlu bergerak stabil di atasi area resistance tersebut untuk melanjutkan tren bullish mengincar resistance yang lebih tinggi di area 1814.
Bagikan Berita Ini