• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Harga Emas Tertekan, Penguatan Dolar AS Picu Bias Bearish

Harga emas dunia bergerak melemah sepanjang sesi perdagangan hari Senin akibat tekanan dari indeks Dollar AS yang berhasil memantul naik dari level terendahnya dalam dua pekan. Kecemasan terhadap potensi kenaikan laju inflasi global juga membayangi pasar komoditi seiring kembali memanasnya situasi di Timur Tengah dan Eropa Timur yang mengangkat harga minyak dunia mendekati level $100 per barel. Laju inflasi yang tinggi membuat pelaku pasar meyakini bahwa Federal Reserve akan melanjutkan kenaikan suku bunga paling tidak sekali lagi sebelum tahun 2026 ini berakhir. Pelaku pasar kini tengah berspekulasi apakah Fed akan menaikkan suku bunga pada rapat moneternya pekan depan atau masih akan menunggu rapat moneter di bulan Desember untuk melakukannya.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4143 per troy ons dan menunjukkan bias bearish dengan bergerak di bawah level pivot harian. Area 4131 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat untuk hari ini. Break ke bawah support tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan menuju level support yang lebih dalam di area 4119 atau bahkan hingga area 4107. Sementara di sisi atasnya, level pivot harian 4155 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mengurangi tekanan bearish. Pergerakan di atas level pivot juga akan memberi dorongan bullish pada harga emas untuk melanjutkan kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4167 atau bahkan hingga area 4179.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?