• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

MAS MASIH DALAM TEKANAN BEARISH

Harga emas dunia mengawali bulan September dengan mencatatkan penurunan tajam sebesar 2% lebih pada sesi perdagangan hari Selasa. Optimisme yang ada di pasar tentang potensi adanya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat mendorong investor untuk melepas sebagian aset non-bunga mereka seperti logam mulia. Situasi ini dipicu oleh pernyataan Ketua Fed Kevin Warsh pada hari Jumat lalu yang menyebut perlunya kenaikan suku bunga untuk mengimbangi laju inflasi yang terlalu tinggi. Data ekonomi AS yang kemarin dirilis melaporkan bahwa pertumbuhan aktivitas bisnis di sektor manufaktur AS sedikit melambat sepanjang bulan lalu. Hasil data tersebut tidak banyak membantu dalam membatasi penurunan harga emas.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4331 per troy ons dan masih berada dalam tekanan bearish dengan area 4310 berpotensi menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat. Break ke bawah area tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan makin dalam menuju level support lanjutan di area 4290 atau bahkan hingga area 4270. Di sisi lain, harga emas kini berada di dekat level terendahnya dalam dua minggu terakhir dan mungkin bisa menarik aksi bargain hunting untuk menopangnya memantul naik menguji level resistance di area 4350. Break ke atas resistance tersebut akan membuka jalan bagi harga emas melanjutkan kenaikan mengincar target yang lebih tinggi di area 4370 atau bahkan hingga area 4390.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?