Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Jumat dengan penguatan ditopang oleh aksi bargain hunting dari pelaku pasar yang memanfaatkan turunnya indeks dolar AS. Melemahnya harga minyak dunia ke bawah level $70 per barel seiring meredanya ketegangan antara AS dan Iran berhasil mengurangi kecemasan pelaku pasar terhadap kenaikan laju inflasi global. Jika laju inflasi bisa kembali ke level normal, maka bank sentral tidak perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Berkurangnya probabilitas kenaikan suku bunga akan membantu meningkatkan permintaan aset nonbunga seperti logam mulia dan mendorong harganya naik lebih tinggi.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4082 per troy ons dan saat analisis ini ditulis telah bergerak turun untuk menutup jarak yang terbuka dari harga penutupan akhir pekan lalu. Harga emas masih menjaga bias bullish dengan bergerak di atas level pivot harian dan berpotensi menguji area kunci 4100 yang menjadi resistance terdekat. Break ke atas resistance tersebut akan menopang harga emas melanjutkan kenaikan, mengincar target yang lebih tinggi di area resistance 4120 atau bahkan hingga area 4140. Namun, jika bergerak turun ke bawah level pivot harian 4050, maka harga emas akan kembali berada dalam tekanan bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4030 atau bahkan hingga area 4010.
Bagikan Berita Ini