• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Anjlok Usai FOMC, Sinyal Kenaikan Suku Bunga Tekan Harga

Harga emas dunia sempat menguat dan menyentuh level tertingginya dalam seminggu terakhir pada hari Rabu, namun kemudian berbalik turun tajam setelah dirilisnya pernyataan pasca rapat moneter FOMC. Pada konferensi pers yang berlangsung dini hari tadi, Federal Reserve memutuskan untuk tetap menahan suku bunga acuan di kisaran 3,75% sesuai dengan ekspektasi pasar. Kejutan muncul dari proyeksi ekonomi yang dirilis pasca rapat tersebut dan menunjukkan bahwa 9 dari 19 anggota FOMC meyakini perlunya kenaikan suku bunga sebelum tahun ini berakhir. Prospek akan adanya suku bunga yang lebih tinggi membuat aset non-bunga seperti logam mulia menjadi kurang menarik di mata investor sehingga memicu aksi jual yang menekan harga emas.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4257 per troy ons dan kini berada dalam bias bearish akibat tekanan dari faktor fundamental dari hasil rapat moneter FOMC. Area 4234 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekatnya hari ini. Break ke bawah area tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4211 atau bahkan hingga area 4187. Di sisi atasnya, level pivot harian 4286 akan menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus harga emas untuk mengurangi tekanan bearish. Pergerakan stabil di area pivot juga akan menopang harga emas untuk melanjutkan rebound mengincar resistance yang lebih tinggi di area 4315 atau bahkan hingga area 4344.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?