Harga emas dunia mencatatkan kenaikan harian untuk hari kedua beruntun pada sesi perdagangan hari Selasa meski gagal menyentuh angka yang lebih tinggi dari sesi sebelumnya. Melemahnya harga minyak dunia setelah tercapainya gencatan senjata di Timur Tengah memberi kesempatan bagi logam mulia untuk menguat sembari pelaku pasar menunggu hasil rapat moneter FOMC. Bank sentral AS tersebut akan mengumumkan hasil rapatnya pada konferensi pers yang akan berlangsung pada Kamis dini hari nanti WIB dengan ekspektasi bahwa angka suku bunga acuan tidak akan berubah. Turunnya harga minyak juga mengurangi kekhawatiran terhadap laju inflasi global dan membuat pelaku pasar bisa kembali berharap akan adanya pemangkasan suku bunga di tahun ini.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4334 per troy ons, tidak jauh dari level pivot harian yang menunjukkan bias pergerakan yang cenderung netral. Di sisi atasnya, area 4355 masih menjadi level resistance kunci yang perlu ditembus harga emas untuk mengonfirmasi berlanjutnya tren bullish. Pergerakan di atas area 4355 akan menopang kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 4380 atau bahkan hingga area 4405. Sedangkan di sisi bawahnya, area 4305 akan menjadi level support kunci sekaligus batas bawah untuk skenario bullish. Break ke bawah area 4305 akan mengubah bias pergerakan menjadi bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4280 atau bahkan hingga area 4255.
Bagikan Berita Ini