Harga emas dunia sempat turun ke level terendahnya dalam dua bulan lebih pada hari Senin sebelum kemudian berhasil memantul naik kembali untuk mengakhiri sesi perdagangan tidak jauh di bawah level pembukaan harian. Logam mulia sempat tertekan di paruh pertama sesi perdagangan kemarin seiring pelaku pasar melanjutkan euforia dari hasil data Non-Farm Payrolls yang jauh lebih baik dari ekspektasi. Harga emas kemudian berbalik menguat di paruh kedua seiring terkoreksi turunnya harga minyak setelah berita gencatan senjata antara Iran dan Israel yang dimediasi oleh AS. Selain memantau perkembangan di Timur Tengah, pelaku pasar pekan ini juga akan menunggu rilis data inflasi AS sebagai petunjuk tambahan untuk memprediksi arah kebijakan Federal Reserve pada rapat moneternya pekan depan.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4332 per troy ons dan berpotensi melanjutkan rebound dengan terbentuknya pinbar candlestick setelah kemarin menyentuh level support kunci. Level tertingginya kemarin di area 4353 akan menjadi level resistance kunci yang perlu diatasi harga emas untuk mengonfirmasi tren bullish untuk hari ini. Pergerakan stabil di atas area 4353 akan menopang harga emas untuk melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 4375 atau bahkan hingga area 4400. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas bergerak turun dan menembus level pivot harian 4317. Pergerakan di bawah area pivot akan mengembalikan tekanan bearish dan berpotensi membawa harga turun ke area 4295 atau bahkan menguji kembali level support kunci di area 4268.
Bagikan Berita Ini