Harga emas dunia melemah ke level terendahnya dalam dua bulan lebih sekaligus mencatatkan penurunan harian terbesarnya sejak bulan Maret pada sesi perdagangan hari Jumat. Logam mulia mengalami tekanan jual besar-besaran setelah dirilisnya hasil data ekonomi yang melaporkan bahwa pasar tenaga kerja AS berhasil menyerap 172.000 pekerja baru sepanjang bulan Mei. Angka tersebut jauh di atas ekspektasi pasar sehingga memadamkan harapan akan adanya pemangkasan suku bunga AS dalam waktu dekat dan menguatkan indeks Dollar AS. Perhatian pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada data inflasi AS yang akan dirilis pada pertengahan pekan ini sebelum menunggu rapat moneter bank sentral AS yang akan berlangsung pada pekan depan.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4332 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bearish akibat tekanan dari faktor fundamental yang disebutkan di atas. Saat analisis ini ditulis, harga emas terlihat telah menguji level support di area 4310. Break ke bawah area tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4290 atau bahkan hingga area 4270. Di sisi atasnya, harga emas perlu mengatasi level resistance di area 4350 untuk mengurangi tekanan bearish. Pergerakan stabil di atas area 4350 juga akan menopang harga emas menguat mengincar level resistance kunci di area 4370 atau bahkan lebih tinggi hingga area 4390.
Bagikan Berita Ini