• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Tertekan Inflasi dan Suku Bunga Tinggi, Sentuh Level Terendah 4 Pekan

Harga emas dunia melemah ke level terendahnya dalam empat pekan terakhir pada sesi perdagangan hari Selasa akibat tekanan dari risiko kenaikan laju inflasi global akibat tingginya harga minyak dunia. Berlanjutnya konflik antara AS dan Iran yang mengakibatkan ditutupnya Selat Hormuz membuat harga minyak dunia kembali menyentuh $100 per barel. Kekhawatiran mengenai situasi inflasi global ini tampaknya akan menjadi pembahasan utama dalam rapat moneter bank sentral dari berbagai negara yang berlangsung sepanjang pekan ini dengan sorotan utama tertuju pada Federal Reserve. Bank sentral AS tersebut akan mengumumkan hasil rapat moneternya pada hari Rabu siang waktu setempat dengan prediksi sementara tidak ada perubahan di level suku bunga acuan. Bertahannya suku bunga di level tinggi untuk waktu yang lebih lama akan mengurangi daya tarik aset non-bunga seperti logam mulia.

Emas mengawali sesi perdagangan hari ini di kisaran harga $4599 per troy ons dan masih berada dalam bias bearish terutama setelah dibuka di bawah level psikologis 4600 untuk pertama kalinya dalam sebulan terakhir. Area 4575 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekatnya untuk hari ini. Break ke bawah support tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan menuju level support yang lebih dalam di area 4550 atau bahkan hingga area 4525. Di sisi atasnya, area 4625 akan menjadi level resistance yang perlu diatasi harga emas untuk mengurangi tekanan bearish. Pergerakan stabil di atas resistance tersebut juga dapat menopang harga emas naik kembali mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4650 atau bahkan hingga area 4675.

buatkan short berita

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?