• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Naik Tajam, Pasar Menanti Data Ekonomi AS

Harga emas global menguat lebih dari 3% sepanjang perdagangan hari Jumat, sekaligus kembali membukukan kenaikan mingguan setelah sempat tertekan tajam pada pekan sebelumnya. Penguatan ini didukung oleh melemahnya indeks Dolar AS, yang membuat emas menjadi lebih terjangkau bagi investor pemegang mata uang selain Dolar dan memicu aksi pembelian di area harga rendah. Fokus pelaku pasar pada pekan ini akan tertuju pada sejumlah rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang mencerminkan kondisi ekonomi terkini. Data Non-Farm Payrolls yang dijadwalkan rilis pada hari Rabu menjadi perhatian utama, sebelum pasar mencermati data inflasi konsumen yang akan diumumkan pada hari Jumat.

Pada awal perdagangan pagi ini, harga emas dibuka di sekitar level $4988 per troy ons, melonjak signifikan dibandingkan harga penutupan Jumat lalu, sebelum mengalami koreksi ringan untuk menutup gap antar pekan. Meski terkoreksi, pergerakan harga emas masih menunjukkan kecenderungan bullish, mengingat posisinya yang bertahan di atas Moving Average 100 pada beberapa timeframe. Level psikologis 5000 menjadi area resistance terdekat, dan penembusan ke atas level tersebut berpotensi membuka peluang kenaikan lanjutan menuju area 5030 hingga 5060. Sementara itu, level 4950 berperan sebagai support terdekat sekaligus batas bawah dari skenario bullish. Jika harga menembus ke bawah level tersebut, tekanan bearish dapat kembali menguat dan mendorong emas turun menuju area support berikutnya di kisaran 4920 atau bahkan hingga 4890.

 

 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?