• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Harga Minyak Tergelincir Meski Ketegangan AS-Tiongkok Mereda

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) mengalami pelemahan dan diperdagangkan di kisaran $59,33 per barel pada pukul 13.14 WIB, Selasa. Sebelumnya, harga minyak sempat menguat karena meredanya ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Presiden AS, Donald Trump, menunjukkan sikap yang lebih lunak terhadap Tiongkok dan membuka peluang tercapainya kesepakatan, hanya beberapa hari setelah mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 100%. Selain itu, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyampaikan pada hari Senin bahwa Trump tetap berniat bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di Korea Selatan bulan ini untuk meredakan ketegangan seputar tarif dan kontrol ekspor.

Dukungan tambahan bagi harga minyak datang dari meningkatnya kekhawatiran atas situasi Ukraina-Rusia, setelah Presiden Trump mengungkapkan rencana mengirimkan rudal jelajah Tomahawk jarak jauh ke Ukraina. Saat ditanya di Air Force One pada hari Minggu soal kemungkinan pengiriman senjata tersebut ke Kyiv, Trump menjawab, "Kita lihat saja… Mungkin saja saya lakukan." Ia menambahkan bahwa langkah ini bisa menjadi bentuk “agresi baru” dalam konflik antara Ukraina dan Rusia, menurut laporan dari BBC.

Namun, kenaikan harga minyak tertahan karena penurunan premi risiko geopolitik menyusul pembebasan sandera Israel oleh Hamas dan pertukaran tahanan Palestina oleh Israel. Di samping itu, OPEC dan sekutunya (OPEC+) menyebut dalam laporan bulanannya pada Senin bahwa defisit pasokan minyak global diperkirakan akan berkurang pada 2026, seiring aliansi OPEC+ melanjutkan rencana peningkatan produksi mereka.

sumber : fxstreet

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?