• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 3342.96 | High: 3349.74
Close: 3300.52 | Low: 3285.33

Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 3311.86
R1: 3338.40 | S1: 3273.99
R2: 3376.27 | S2: 3247.45
R3: 3402.81 | S3: 3209.58
Daily Average: 58 poin

Harga emas dunia mencatatkan penurunan untuk hari kedua baruntun pada hari Selasa seiring berkurangnya permintaan aset safe haven. Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda tarif terhadap produk impor dari Uni Eropa mendorong pelaku pasar untuk kembali ke aset yang lebih berisiko seperti saham dan mata uang. Perhatian pelaku pasar hari ini juga akan tertuju pada dirilisnya notulen rapat moneter FOMC terbaru pada Kamis dini hari nanti. Notulen tersebut diharapkan bisa memberi petunjuk tentang prospek pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve. Bank sentral AS tersebut masih belum mengubah suku bunga acuan sejak bulan Desember dengan alasan masih mengamati efek kebijakan tarif impor terhadap laju inflasi. 

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $3300 per troy ons dan menunjukkan bias bearish jangka pendek dengan bergerak di bawah level pivot harian. Area 3392 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat. Break ke bawah area support tersebut akan menambah tekanan bearish pada harga emas yang dapat membawanya turun ke level support yang lebih dalam di area 3272 atau bahkan hingga area kunci 3245. Di sisi atasnya, level pivot harian 3312 akan menjadi resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mengembalikan momentum bullish. Pergerakan di atas area pivot akan memberi dorongan bullish pada harga emas yang dapat membawanya naik mengincar level resistance di area 3340 atau bahkan hingga area kunci 3365.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?