Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 3351.04 | High: 3370.56
Close: 3304.65 | Low: 3264.98
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 3313.40
R1: 3361.81 | S1: 3256.23
R2: 3418.98 | S2: 3207.82
R3: 3467.39 | S3: 3150.65
Daily Average: 105 poin
Harga emas dunia melemah sebesar 1% lebih sepanjang sesi perdagangan hari Jumat dan mencatatkan penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir. Tekanan pada emas datang dari indeks Dollar AS yang menguat di tengah indikasi berkurangnya ketegangan antara AS dan China. Beijing dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk memberi pengecualian pada beberapa produk AS dari tarif impor sebesar 125%. Sementara itu dari pihak AS, Presiden Trump juga menyebut adanya de-eskalasi pada perang tarif impor dan menekankan bahwa negosiasi masih terus berjalan. Indeks Dollar AS pekan lalu mencatat kenaikan mingguan pertamanya sejak awal Maret sehingga memicu penjualan logam mulia yang menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang non-Dollar.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $3325 per troy ons dan berada dalam bias bearish jangka pendek melihat pergerakannya di bawah indikator Moving Average 100 pada timeframe 1 jam. Saat analisis ini ditulis, harga emas bahkan telah bergerak turun mendekati area 3305 yang menjadi level support kunci. Break ke bawah area tersebut akan menambah tekanan bearish dan dapat membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 3285 atau bahkan hingga area kunci 3365. Jika mampu memantul naik dari area kunci 3305, maka area 3335 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mendapat dorongan bullish. Break ke atas area 3335 akan menopang harga emas naik mengincar level resistance di area 3353 atau bahkan hingga area kunci 3370.
Bagikan Berita Ini