Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 2916.60 | High: 2920.67
Close: 2877.08 | Low: 2867.70
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 2888.48
R1: 2909.27 | S1: 2856.30
R2: 2941.45 | S2: 2835.51
R3: 2962.24 | S3: 2803.33
Daily Average: 43 poin
Harga emas melemah ke level terendahnya dalam lebih dari dua pekan terakhir pada hari Kamis seiring menguatnya indeks Dollar AS dengan adanya berita baru tentang kebijakan tarif impor. Presiden AS Donald Trump kemarin menyatakan bahwa pengenaan tarif impor untuk produk dari Kanada dan Meksiko akan tetap berjalan sesuai rencana mulai tanggal 4 Maret. Pelaku pasar mengkhawatirkan bahwa kebijakan tarif impor ini dapat memicu kenaikan laju inflasi. Kekhawatiran tersebut akan bisa dibuktikan dengan dirilisnya data indeks harga konsumsi personal dari Amerika Serikat hari ini. Laju inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi akan mengurangi probabilitas pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve, dan suku bunga yang tinggi akan mengurangi daya tarik aset investasi non-bunga seperti logam mulia.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2877 per troy ons dan berada dalam bias bearish melihat pergerakannya di bawah level pivot harian. Area 2867 akan menjadi level support terdekat yang jika ditembus akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish. Pergerakan di bawah area tersebut dapat membawa harga emas turun menuju level support lanjutan di area 2856 atau bahkan lebih dalam hingga area 2845. Di sisi atasnya, level pivot harian 2888 akan menjadi resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mengurangi tekanan bearish. Pergerakan di atas area pivot juga dapat menopang harga emas naik untuk mengincar kembali level harga psikologis 2900 atau bahkan lebih tinggi ke level resistance di area 2912.
Bagikan Berita Ini