Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 2938.27 | High: 2949.57
Close: 2934.57 | Low: 2916.61
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 2933.58
R1: 2950.56 | S1: 2917.60
R2: 2966.54 | S2: 2900.62
R3: 2983.52 | S3: 2854.64
Daily Average: 35 poin
Harga emas dunia bergerak terkoreksi turun menjauhi rekor tertingginya pada sesi perdagangan hari Jumat, namun masih mencatatkan kenaikan mingguan untuk delapan pekan beruntun. Kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif impor Presiden AS Donald Trump masih menjadi katalis utama yang mendorong investor global mencari perlindungan di aset safe haven seperti logam mulia. Trump pekan lalu mengumumkan tambahan untuk daftar produk yang dikenakan tarif impor termasuk kayu dan hasil perhutanan lain, serta mobil impor, semikonduktor, dan produk farmasi. Pelaku pasar kini akan menunggu langkah Federal Reserve tentang suku bunga ke depannya, karena kebijakan Trump tersebut akan berimbas pada naiknya laju inflasi. Inflasi yang tinggi dapat mendorong Fed menaikkan suku bunga dan dapat mengurangi permintaan aset non-bunga seperti logam mulia.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2934 per troy ons dan masih menjaga bias bullish dengan bergerak di atas level pivot harian. Area 2950 akan menjadi level resistance kunci yang perlu diatasi harga emas untuk mendapat dorongan bullish tambahan. Break ke atas resistance tersebut dapat menopang harga emas naik lebih tinggi mengincar rekor tertinggi baru di kisaran area 2966. Skenario bullish ini akan terjaga selama harga emas bertahan di atas area 2918 yang menjadi level support kuncinya. Pergerakan di bawah area 2918 akan memicu tekanan bearish yang berpotensi membawa harga emas turun menuju level support lanjutan di area psikologis 2900.
Bagikan Berita Ini