• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2735.45 | High: 2746.01
Close: 2742.41 | Low: 2724.80

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2737.74
R1: 2750.68 | S1: 2729.47
R2: 2758.95 | S2: 2716.53
R3: 2771.80 | S3: 2708.26
Daily Average: 31 poin

Harga emas dunia bergerak fluktuatif sepanjang hari Senin dan menutup sesi perdagangan dengan menguat mendekati level tertingginya. Penguatan harga emas kemarin masih relatif terbatasi karena logam mulia harus bersaing dengan obligasi dan mata uang Dollar AS untuk mendapatkan perhatian investor. Imbal hasil obligasi AS kemarin naik ke level tertingginya dalam tiga bulan, sedangkan indeks Dollar AS kini sedang berada dalam jalur kenaikan bulanan terbesar sejak April 2022. Meski demikian, logam mulia masih ditopang oleh permintaan aset safe haven di tengah kecemasan terhadap kondisi geopolitik seiring makin dekatnya pemilu di Amerika Serikat. Namun sebelum itu, pelaku pasar pekan ini perlu berfokus pada beberapa data penting dari AS terutama dari sektor tenaga kerja yang dapat mempengaruhi kebijakan Federal Reserve pada rapat moneternya pekan depan.

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2742 per troy ons dan berada dalam bias bullish dengan potensi kenaikan jangka pendek mengincar level resistance di area 2750. Jika mampu bergerak stabil di atas area tersebut, maka harga emas akan mendapat dorongan untuk melanjutkan kenaikan mengincar level tertingginya di area 2758, atau bahkan mengejar rekor tertinggi baru dengan target di area resistance 2770. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas bergerak turun ke bawah level pivot harian 2738 yang dapat membawanya menguji level support di area 2730. Break ke bawah area 2730 akan mengubah bias pergerakan harga emas menjadi bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 2720.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?