• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Jadi Pilihan di Tengah Gonjang-ganjing Ekonomi

Setelah mengalami penurunan selama enam hari berturut-turut, harga emas dunia akhirnya bangkit kembali. Pada penutupan perdagangan Kamis (10/10), harga emas dunia naik sebesar 0,83% menjadi US$2.629,488 per troy ons. Kenaikan ini mengakhiri penurunan harga emas yang mencapai 2,1% dalam enam hari sebelumnya.

Pada hari Jumat (11/10), harga emas sedikit turun sebesar 0,01% menjadi US$2.629 per troy ons. Menurut CNBC, emas kembali menunjukkan kekuatannya sebagai aset penyimpan nilai di tengah penurunan bursa saham dan kripto. Kenaikan harga emas ini dipicu oleh kekhawatiran akan inflasi dan suku bunga.

Analisis dari Secure Digital Markets menunjukkan bahwa aset berisiko, termasuk kripto dan ekuitas, mengalami tekanan setelah indikator ekonomi menunjukkan inflasi yang terus meningkat dan peningkatan tingkat pengangguran. Indeks Harga Konsumen untuk bulan September naik 2,4% dibandingkan tahun sebelumnya, melebihi perkiraan 2,3%.

Data inflasi September ini mengubah ekspektasi pasar dan meningkatkan kemungkinan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada November menjadi 86% dari 80% hanya sehari sebelumnya. Ekspektasi untuk pemotongan pada Desember juga naik menjadi 88% dari 79%. Selain itu, klaim pengangguran baik initial maupun continuing juga mengalami kenaikan di atas ekspektasi pasar, yang berdampak pada ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral AS (The Fed) yang semakin bold pada November mendatang.

CNBC

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?