Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2628.61 | High: 2664.44
Close: 2657.15 | Low: 2622.73
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2648.11
R1: 2673.48 | S1: 2631.77
R2: 2689.82 | S2: 2606.40
R3: 2715.19 | S3: 2590.06
Daily Average: 40 poin
Harga emas dunia masih belum berhenti mencatatkan rekor tertinggi baru dan sempat menguat ke kisaran harga $2664 per troy ons pada sesi perdagangan hari Selasa. Data ekonomi yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat menjadi katalis tambahan bagi tren bullish harga emas setelah melaporkan jatuhnya indeks kepercayaan diri konsumen ke level terendahnya dalam lima bulan terakhir. Selain itu, logam mulia juga masih mendapat dorongan dari tingginya permintaan safe haven oleh investor global di tengah memanasnya kondisi geopolitik terutama di Timur Tengah. Serangan udara Israel ke Beirut, Libanon dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih luas di daerah tersebut. Logam mulia juga terkerek oleh meningkatnya harga komoditi mentah lain seperti minyak berkat keputusan bank sentral China untuk mengucurkan paket stimulus terbesar sejak pandemi COVID-19.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2658 per troy ons dan masih berada dalam bias bullish yang ditopang oleh faktor fundamental. Jika mampu mengatasi level tertingginya kemarin di area 2664, harga emas akan melanjutkan kenaikan menguji level resistance di area 2675. Break ke atas resistance tersebut dapat menopang harga emas naik lebih tinggi mengincar resistance lanjutan di area 2690. Di sisi lain, kondisi grafik harga emas di beberapa timeframe kini memasuki zona jenuh beli yang dapat memicu terjadinya aksi profit taking dan mengoreksinya turun. Level pivot harian di area 2648 akan menjadi target koreksi turun terdekat, dan break ke bawah area tersebut dapat memicu penurunan lebih dalam menuju level support di area 2632 atau bahkan hingga area 2620.
Bagikan Berita Ini