• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

China vs Dunia, China Menentang Kebijakan Kontrol Ekspor AS dan Sekutunya

China semakin terisolasi oleh negara-negara asing. Bukan hanya Amerika Serikat (AS) yang aktif menerapkan kebijakan pemblokiran, tetapi juga sekutunya. Terkini, AS dan Jepang semakin mendekati kesepakatan untuk membatasi ekspor teknologi chip ke China, menurut laporan Reuters pada hari Rabu (18/9).

 Hal ini terjadi setelah Tokyo menunjukkan kekhawatiran tentang ancaman balasan dari Beijing terhadap perusahaan-perusahaan Jepang, seperti yang dilaporkan oleh Financial Times. Belanda juga baru-baru ini memutuskan untuk memperluas pembatasan ekspor peralatan pembuat chip dari ASML ke China. Sebelumnya, Belanda telah membatasi beberapa produk ASML yang dapat dibeli oleh China, sehingga China hanya dapat membeli produk lama dari ASML.

 Namun, pembatasan ekspor semakin diperketat, membuat China semakin sulit untuk membeli produk ASML. Pembatasan terbaru ini akan menghambat akses China untuk membeli alat litografi 1970i dan 1980i DUV (Deep Ultraviolet) dari ASML. China adalah klien ketiga terbesar ASML, yang berkontribusi terhadap 20% pemesanan produk dari perusahaan Belanda tersebut. Keputusan pemerintah Belanda ini menunjukkan bahwa lobi AS berhasil. 

Menteri Perdagangan Belanda, Reinette Klever, mengatakan bahwa pembatasan ekspor ke China diperketat "untuk keamanan kami". Pemerintah Xi Jinping mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan Belanda. Beijing telah berulang kali mengkritik strategi Washington yang mendorong sekutunya seperti Belanda dan Jepang untuk mengikuti kontrol ekspor yang ditargetkan ke China.

 "Dalam beberapa tahun terakhir, untuk mempertahankan hegemoni global, AS terus menekan negara-negara lain untuk memperketat kontrol ekspor terkait peralatan semikonduktor. China sangat menentang ini," kata Kementerian Perdagangan China merespons pengumuman pemerintah Belanda, seperti yang dikutip dari Reuters.

 Kementerian menambahkan bahwa pemerintah Belanda tidak boleh menyalahgunakan kontrol ekspor. China mengatakan Belanda seharusnya menghindari tindakan yang merusak kerja sama China-Belanda di bidang semikonduktor, dan menjaga "kepentingan bersama perusahaan China dan Belanda." Belum ada laporan respons dari pemerintah China terkait rencana kesepakatan terbaru AS dan Jepang.

CNBC

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?