• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2582.35 | High: 2587.00
Close: 2569.56 | Low: 2560.85

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2572.47
R1: 2584.09 | S1: 2557.94
R2: 2598.62 | S2: 2546.32
R3: 2610.24 | S3: 2531.79
Daily Average: 29 poin

Harga emas dunia terkoreksi turun menjauhi rekor tertingginya pada hari Rabu sekaligus mencatatkan penurunan harian pertama dalam empat sesi terakhir. Logam mulia melemah akibat tekanan dari imbal hasil obligasi dan indeks Dollar AS yang menguat seiring makin dekatnya pengumuman suku bunga dari Federal Reserve. Bank sentral AS tersebut diharapkan akan melakukan pemangkasan suku bunga untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, dan pelaku pasar kini tengah berspekulasi tentang besaran suku bunga yang akan dipangkas. Survey dari CME FedWatch Tool menunjukkan probabilitas 63% untuk pemangkasan sebesar 25 basis poin dan probabilitas 37% untuk pemangkasan sebesar 50 basis poin. Proyeksi suku bunga AS yang lebih rendah akan berefek positif pada aset non-bunga seperti logam mulia.

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2569 per troy ons dan berada dalam bias bearish jangka pendek melihat pergerakannya di bawah level pivot harian. Area 2558 akan menjadi target penurunan terdekat sekaligus level support yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam menuju support lanjutan di area 2546. Namun jika mampu bergerak di atas level pivot, maka harga emas akan mendapat dorongan naik untuk menguji level resistance di area 2584. Break ke atas resistance tersebut dapat menopang harga emas naik lebih tinggi mengincar area 2598. Pengumuman hasil rapat moneter FOMC pada hari Kamis dini hari nanti juga perlu diperhatikan karena berpotensi menjadi faktor penggerak utama di pasar emas.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?