Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2512.23 | High: 2560.15
Close: 2558.76 | Low: 2511.11
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2543.34
R1: 2575.57 | S1: 2526.53
R2: 2592.38 | S2: 2494.30
R3: 2624.61 | S3: 2477.49
Daily Average: 32 poin
Harga emas dunia menguat sebesar 1% lebih dan kembali mencatatkan rekor tertinggi baru dalam sejarah pada sesi perdagangan hari Kamis. Penguatan harga emas kemarin ditopang oleh kembalinya harapan akan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin oleh Federal Reserve pada rapat moneternya pekan depan. Harapan tersebut muncul setelah bank sentral Eropa kemarin dikabarkan lebih dulu memangkas suku bunga acuan sebesar 60 basis poin sebagai respon untuk melambatnya pertumbuhan ekonomi di zona Euro. Sementara itu, data yang dirilis dari Amerika Serikat kemarin melaporkan kenaikan jumlah pengangguran dalam sepekan terakhir dan angka inflasi bulan Agustus yang lebih tinggi dari ekspektasi. Secara keseluruhan, laju inflasi AS kini telah berada di zona ideal Fed untuk menurunkan suku bunga demi mencegah terjadinya resesi seperti di Eropa.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2558 per troy ons di dekat rekor tertinggi barunya dan masih menunjukkan bias bullish. Area 2575 berpotensi menjadi target kenaikan berikutnya sekaligus level resistance yang jika ditembus dapat menopang harga emas naik lebih tinggi mengincar area 2590. Di sisi lain, tingginya harga emas juga berpotensi memicu aksi profit taking menjelang akhir pekan yang dapat menekan harga emas terkoreksi turun ke level pivot harian 2543. Pergerakan di bawah area pivot akan menambah tekanan bearish pada harga emas yang dapat membawanya kembali ke zona netral di dekat area kunci 2526 yang kini menjadi level support.
Bagikan Berita Ini