Harga minyak mentah dunia menunjukkan perbedaan. Pada Senin (2/9), minyak mentah WTI naik 0,31% menjadi US$73,78 per barel dan minyak mentah Brent turun 1,92% menjadi US$77,29 per barel. Pada Selasa (3/9), WTI naik tipis 0,03% menjadi US$73,8 per barel, sementara Brent turun 0,21% menjadi US$77,13 per barel. Penurunan harga Brent dipicu oleh kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi China dan blokade fasilitas produksi minyak di Libya.
Indeks manajer pembelian (PMI) China mencapai titik terendah dalam enam bulan pada Agustus. Ekspor minyak di pelabuhan Libya terhenti dan produksi dibatasi, menyebabkan produksi minyak anjlok menjadi sedikit lebih dari 591.000 barel per hari pada 28 Agustus dari hampir 959.000 barel per hari pada 26 Agustus.
Delapan anggota OPEC+ dijadwalkan untuk meningkatkan produksi sebesar 180.000 barel per hari pada Oktober. Meski ada kekhawatiran permintaan, rencana ini kemungkinan akan terus berlanjut. Survei Reuters menemukan bahwa produksi minyak global bulan lalu turun ke level terendah sejak Januari. Gangguan minyak juga terjadi di Rusia, dengan kilang minyak Gazpromneft Moskow menghentikan operasi di satu unit untuk perbaikan.
Bagikan Berita Ini