• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2381.24 | High: 2427.71
Close: 2427.30 | Low: 2381.04

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2412.02
R1: 2442.99 | S1: 2396.32
R2: 2458.69 | S2: 2365.35
R3: 2489.66 | S3: 2349 65
Daily Average: 54 poin

Harga emas dunia menguat sebesar 1% lebih sepanjang hari Kamis untuk mematahkan rentetan penurunan yang terjadi di lima sesi sebelumnya. Hasil data ekonomi AS kemarin yang melaporkan penurunan jumlah klaim pengangguran dalam seminggu terakhir tidak mampu membendung permintaan pasar terhadap logam mulia. Tingginya permintaan aset safe haven di pasar global serta optimisme akan adanya pemangkasan suku bunga di bulan September masih menjadi faktor utama yang membuat emas tetap menarik di mata investor. Sebagian pelaku pasar bahkan mulai berspekulasi bahwa Fed akan langsung memangkas suku bunga sebanyak 50 basis poin di bulan September dan akan mempertimbangkan pemangkasan berikutnya di bulan Desember. Data inflasi AS yang dirilis pekan depan akan menjadi informasi krusial untuk meredam atau menguatkan spekulasi tersebut.

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2427 per troy ons dan berpotensi melanjutkan tren bullish setelah kemarin membentuk marubozu candlestick. Area 2442 kini akan menjadi target kenaikan berikutnya sekaligus level resistance yang perlu diatasi harga emas untuk menopang bullish lanjutan mengincar resistance yang lebih tinggi di area kunci 2458. Di sisi lain, harga emas juga berpotensi terkoreksi turun akibat aksi profit taking pasca kenaikan tajam kemarin dengan level pivot harian 2412 sebagai target penurunan terdekat. Break ke bawah area pivot akan menggagalkan skenario bullish dan berpotensi menekan harga emas turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 2396.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?