Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2330.01 | High: 2365.01
Close: 2356.18 | Low: 2327.03
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2349.41
R1: 2371.78 | S1: 2333.80
R2: 2387.39 | S2: 2311.43
R3: 2409.76 | S3: 2295.82
Daily Average: 26 poin
Harga emas dunia menguat mendekati level tertingginya dalam dua pekan terakhir pada hari Rabu seiring melemahnya Dollar AS akibat rentetan hasil data ekonomi yang lebih lemah dari ekspektasi. Data yang kemarin dirilis dari AS melaporkan melambatnya pertumbuhan tenaga kerja di sektor swasta, kenaikan jumlah pengangguran, dan penurunan aktivitas bisnis di sektor jasa pada bulan Juni. Indeks Dollar AS jatuh ke level terendahnya dalam dua pekan pasca rilis data tersebut sehingga mendorong pembelian logam mulia yang menjadi relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Selain tiga data tersebut, notulen rapat moneter FOMC juga menyusul dirilis dini hari tadi yang menunjukkan bahwa bank sentral AS mulai melihat pelambatan ekonomi dan tekanan inflasi. Pelaku pasar kini perlu menunggu sinyal lain untuk memastikan apakah Fed akan mulai memangkas suku bunga di bulan September.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2356 per troy ons dan berpotensi melanjutkan tren bullish dengan area kunci 2366 menjadi resistance terdekat untuk hari ini. Jika mampu bergerak stabil di atas resistance tersebut, maka harga emas akan mendapat dorongan untuk melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 2377 atau bahkan hingga area kunci 2387. Di sisi lain, harga emas yang relatif tinggi dapat memicu aksi profit taking yang akan mengoreksinya turun menguji level support terdekat di area 2349. Break ke bawah support tersebut akan menekan harga emas turun menuju level support yang lebih dalam di area kunci 2337. Perlu diperhatikan juga bahwa pasar Amerika Serikat hari ini libur memperingati Hari Kemerdekaan, sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya volume transaksi di pasar komoditi dan juga mata uang.
Bagikan Berita Ini