Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2312.51 | High: 2320.00
Close: 2316.91 | Low: 2297.80
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2311.57
R1: 2325.34 | S1: 2303.14
R2: 2333.77 | S2: 2289.37
R3: 2347.57 | S3: 2280.94
Daily Average: 41 poin
Harga emas dunia bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas sepanjang hari Selasa sebelum akhirnya menutup sesi perdagangan dengan kenaikan tipis di atas harga pembukaan harian. Pelaku pasar tampaknya masih menahan diri dari bertransaksi dalam volume besar sebelum dirilisnya data inflasi Amerika Serikat dan hasil rapat moneter FOMC. Kedua berita tersebut akan dirilis di hari ini dan berpotensi menjadi faktor kunci penentu arah pergerakan harga untuk beberapa hari ke depan. Laju inflasi di Amerika Serikat sementara ini diprediksi masih berada di atas 3% per tahun yang masih jauh di atas angka ideal 2% yang diinginkan Federal Reserve. Artinya, bank sentral AS tersebut kemungkinan besar masih akan menahan suku bunga di level tinggi untuk waktu yang lebih lama. Suku bunga yang tinggi biasanya akan berimbas negatif pada harga emas karena membuat logam mulia sebagai aset non-bunga kurang menarik di mata investor.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2317 per troy ons dan diprediksi akan bergerak dalam rentang terbatas di antara level pivot harian 2311 dan level resistance 2325 seiring pelaku pasar menunggu hasil data ekonomi malam ini. Laporan angka inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan akan menopang kenaikan harga emas menembus area 2325 untuk mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 2337 atau bahkan hingga area kunci 2350. Namun jika laju inflasi dilaporkan meningkat dari ekspektasi, maka kita mungkin akan melihata harga emas turun kembali ke level psikologis 2300 atau bahkan lebih dalam hingga level terendahnya pekan lalu di area 2287. Hasil rapat moneter FOMC yang akan dirilis beberapa jam setelah data inflasi juga perlu diperhatikan sebagai berita lain yang dapat menjadi penggerak di pasar mata uang dan juga emas.
Bagikan Berita Ini