• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2329.33 | High: 2347.47
Close: 2333.85 | Low: 2325.48

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2335.60
R1: 2345.72 | S1: 2323.73
R2: 2357.59 | S2: 2313.61
R3: 2367.71 | S3: 2301.74
Daily Average: 40 poin

Harga emas dunia menguat tipis pada sesi perdagangan hari Jumat, namun mencatatkan penurunan mingguan terbesarnya dalam lima bulan terakhir. Logam mulia tersebut sempat mencatatkan rekor tertinggi baru di harga $2.450 per ons, namun kemudian melemah sebesar $100 lebih dalam waktu beberapa hari setelahnya. Notulen rapat moneter FOMC yang dirilis di pertengahan pekan lalu menjadi salah satu faktor kunci yang menekan harga emas. Bank sentral AS tersebut menyatakan bahwa penurunan laju inflasi ke angka 2% yang ditargetkan sebagai syarat pemangkasan suku bunga mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama. Pelaku pasar kini meragukan kapabilitas Fed untuk melakukan pemangkasan lebih dari sekali di tahun ini, dan CME Fed Watch Tool juga memundurkan perkiraan tercepat penurunan suku bunga dari September ke November.
 
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2338 per troy ons, sedikit melonjak naik dari level harga penutupan akhir pekan lalu. Saat analisis ini ditulis, harga emas terlihat sedikit terkoreksi turun dari harga pembukaan dan menguji level pivot harian di area 2335. Jika harga emas menembus dan bergerak di bawah level pivot harian, maka bias pergerakannya akan kembali ke arah bearish dengan potensi penurunan menuju level support di area 2324 atau bahkan lebih dalam hingga area kunci 2314. Namun jika mampu memantul naik dari level pivot, harga emas akan mencoba menguji kembali level resistance di area 2346 yang menahan kenaikannya Jumat lalu. Break ke atas area 2346 akan menopang harga emas untuk melanjutkan kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 2357.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?