• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Kebijakan Perminyakan Iran Tidak Terpengaruh oleh Kematian Presiden

Harga minyak mengalami penurunan hampir 1% pada akhir perdagangan kemarin. Penurunan ini disebabkan oleh pernyataan pejabat Federal Reserve AS yang mengatakan bahwa mereka masih menunggu tanda-tanda penurunan inflasi sebelum memangkas suku bunga. Harga minyak mentah acuan Brent turun 0,3% menjadi US$83,71 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,3% menjadi US$79,8 per barel.

Dua pejabat tinggi The Fed menyatakan bahwa mereka belum siap untuk mengatakan bahwa tren inflasi kembali bergerak secara berkelanjutan ke target bank sentral sebesar 2%. Data minggu lalu menunjukkan adanya pelonggaran tekanan harga konsumen pada bulan April.

Penurunan suku bunga dapat mengurangi biaya pinjaman bagi konsumen dan dunia usaha, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Meskipun terjadi ketidakpastian politik di dua negara penghasil minyak utama, yaitu Iran dan Arab Saudi, pasar tampaknya tidak terpengaruh. Presiden Iran meninggal dalam kecelakaan helikopter, sementara putra mahkota Arab Saudi menunda perjalanan ke Jepang karena kesehatan ayahnya, sang raja.

Kebijakan perminyakan Iran seharusnya tidak terpengaruh oleh kematian mendadak presiden tersebut karena Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memegang kekuasaan tertinggi yang berhak memutuskan semua urusan negara. Di Arab Saudi, pasar sudah terbiasa dengan kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman di sektor energi.

cnbc

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?