Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2004.37 | High: 2014.98
Close: 2011.72 | Low: 1994.92
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2007.21
R1: 2019.49 | S1: 1999.43
R2: 2027.27 | S2: 1987.15
R3: 2039.55 | S3: 1979.37
Daily Average: 21 poin
Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Jumat dengan kenaikan namun masih harus mencatatkan penurunan mingguan untuk dua pekan beruntun. Data ekonomi yang dirilis pada hari Jumat sempat memberi tekanan pada harga emas dengan melaporkan kenaikan indeks harga di tingkat produsen lebih dari ekspektasi. Harga emas kemudian berhasil memantul naik ke atas level psikologis $2000/troy ons berkat aksi short covering dari pelaku pasar memanfaatkan rendahnya harga sebelum penutupan pasar akhir pekan. Meski demikian, harga emas diprediksi masih akan berada dalam tekanan bearish setelah data pekan lalu yang menunjukkan bahwa laju inflasi AS masih cukup tinggi. Hasil data tersebut akan memberi alasan bagi Federal Reserve untuk menahan suku bunga di level tinggi paling tidak hingga akhir semester pertama tahun ini.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2015/troy ons dan saat analisis ini ditulis tampak terkoreksi turun mendekati level harga penutupan hari Jumat lalu. Harga emas mungkin akan melanjutkan penurunan pagi ini untuk menguji level pivot harian 2007 yang jika ditembus dapat membawanya turun kembali ke bawah level psikologis 2000 menuju level support kunci di area 1993. Sementara di sisi atasnya, area 2020 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas jika ingin melanjutkan tren bullish. Pergerakan stabil di atas area tersebut akan menopang harga emas untuk mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 2027 atau bahkan hingga area resistance kunci 2035.
Bagikan Berita Ini