Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2024.07 | High: 2027.33
Close: 2019.85 | Low: 2011.68
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2019.62
R1: 2027.56 | S1: 2011.91
R2: 2035.27 | S2: 2003.97
R3: 2043.21 | S3: 1996.26
Daily Average: 16 poin
Harga emas dunia menyentuh level terendahnya dalam dua pekan terakhir pada hari Senin dan menutup sesi perdagangan dengan penurunan harian seiring pelaku pasar menunggu rilis data inflasi AS. Data tersebut akan dirilis hari ini dalam bentuk laporan rata-rata kenaikan harga barang di tingkat konsumen dalam sebulan terakhir. Hasil survey sementara memprediksi bahwa laju inflasi di bulan Januari berada di level yang sama dengan bulan Desember dengan laju inflasi tahunan turun di bawah 3%. Hasil aktual dari data ini akan sangat krusial bagi pelaku pasar yang mencari petunjuk tentang kebijakan suku bunga dari Federal Reserve. Laju inflasi yang menurun berpotensi menekan bank sentral AS tersebut untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2020/troy ons dan berada dalam bias bearish secara teknikal melihat posisinya di grafik timeframe harian yang kini berada di bawah garis trendline yang menjadi supportnya dalam dua bulan terakhir. Harga emas hari ini berpotensi menguji kembali level support di area 2012 yang jika ditembus dapat memicu berlanjutnya tren bearish menuju level support yang lebih dalam di area 2004 atau bahkan hingga area 1996. Untuk sisi atasnya, area 2027 akan menjadi level resistance yang perlu diatasi harga emas untuk mengembalikannya ke zona netral. Pergerakan stabil di atas area 2027 juga dapat memberi harga emas momentum bullish untuk mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 2035 atau bahkan hingga area 2043.
Bagikan Berita Ini