• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1962.73 | High: 1975.04
Close: 1959.08 | Low: 1955.25

Support-Resistance hari ini
Pivot: 1963.12
R1: 1971.00 | S1: 1951.21
R2: 1982.91 | S2: 1943.33
R3: 1990.79 | S3: 1931.42
Daily Average: 23 poin

Harga emas dunia sempat menguat di paruh pertama sesi perdagangan hari Rabu sebelum kemudian berbalik melemah di paruh kedua dan menutup sesi perdagangan di bawah level pembukaan harian. Logam mulia sebelumnya mendapat dorongan kuat setelah data inflasi yang lemah memunculkan opini bahwa rentetan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve akan segera berakhir. Harga emas kemudian berbalik melemah setelah hasil positif dari data ekonomi AS kemarin yang melaporkan kenaikan penjualan ritel nasional dan pertumbuhan aktivitas manufaktur di New York. Di sisi lain, inflasi di tingkat produsen juga dilaporkan melambat sehingga masih mendukung opini bahwa Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada rapat moneter di bulan Desember.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1960/troy ons dan kini berada dalam bias bearish melanjutkan penurunan hari sebelumnya dengan area 1951 sebagai target penurunan terdekat. Area tersebut juga akan bertindak sebagai level support kunci yang jika ditembus dapat menambah tekanan pada harga emas dan berpotensi membawanya turun makin dalam menuju area support lanjutan 1943. Jika ingin mengurangi tekanan bearish, maka harga emas perlu bergerak stabil di atas level pivot harian di area 1963 yang akan membantu menopangnya kembali ke dekat level resistance kunci di area 1971. Break ke atas area 1971 akan mengembalikan momentum bullish harga emas dan membuka jalan untuk kenaikan lebih tinggi mengincar area 1983.

 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?