Harga emas sempat longsor di pada perdagangan Selasa (24/10) ditutup di posisi US$ 1.970,11 per troy ons. Harganya melandai 0,13%. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif emas yang juga anjlok 0,43% pada perdagangan Senin (23/10).
Kendati begitu emas pelan-pelan naik sejalan dengan kembali memanasnya perang Israel vs Hamas pada perdagangan Kamis (26/100 ada di posisi US$ 1.983,09, harga emas menguat 0,18%.
Dikutip dari CNBC, analis dari ActivTrades, Ricardo Evangelista, menjelaskan ketegangan di Timur Tengah membuat permintaan emas sebagai aset aman meningkat.
"Di satu sisi kondisi geopolitik di Timur Tengah meningkat sementara di sisi lain data ekonomi Eropa memburuk. Ini membuat harga emas menguat," tutur Evangelista, dikutip dari Reuters.
Dalam perkembangan terbaru, Israel terus memborbardir Gaza bagian selatan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel sedang mempersiapkan invasi darat ke Gaza, sementara penembakan Israel menewaskan lebih banyak warga sipil Palestina dan tekanan internasional meningkat untuk memberikan bantuan dan melindungi sandera yang ditahan oleh Hamas.
Source : CNBC
Bagikan Berita Ini