Gold Analysis
Kamis, 7 September 2023, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1926.13 | High: 1928.96
Close: 1916.22 | Low: 1915.10
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1920.09
R1: 1925.09 | S1: 1911.23
R2: 1933.95 | S2: 1906.23
R3: 1938.95 | S3: 1897.37
Daily Average: 13 poin
Harga emas dunia memperpanjang penurunan untuk sesi kelima beruntun pada hari Rabu seiring berlanjutnya penguatan Dollar dan imbal hasil obligasi AS. Spekulasi bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan suku bunga di level tinggi untuk waktu yang lebih lama masih menjadi faktor utama yang menekan permintaan logam mulia. Spekulasi tersebut diperkuat oleh data ekonomi yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat dan melaporkan bahwa aktivitas ekonomi di sektor jasa sepanjang bulan Agustus tumbuh melebihi ekspektasi. Mayoritas pelaku pasar meyakini bahwa Fed tidak akan mengubah level suku bunga pada rapat moneternya tanggal 19-20 September mendatang, namun tidak sedikit juga yang memprediksi kenaikan suku bunga lebih tinggi sebelum akhir tahun.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1917/troy ons dan masih berada dalam bias bearish dengan area 1909 menjadi target penurunan berikutnya. Area tersebut juga akan menjadi level support yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam menuju level support kunci di area psikologis 1900. Di sisi lain, tertahannya harga emas di indikator Moving Average 100 pada grafik 4 jam dapat menjadi sinyal untuk pembalikan naik dengan target terdekat di area resistance 1925. Pergerakan stabil di atas area 1925 akan menopang harga emas untuk melanjutkan kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area kunci 1935.
Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
19:30 WIB: US Unemployment Claims
Previous: 228K | Forecast: 232K
Bagikan Berita Ini