• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
Blog Photo

Emas Menguat di Awal Pekan, Investor Wajib Pantau Level Ini!

Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan pagi ini setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan. Sentimen tersebut mendorong harga emas naik ke kisaran US$4.300 per troy ons usai sempat bergerak fluktuatif pada akhir pekan lalu. Secara teknikal, level US$4.300 menjadi area kunci. Jika mampu bertahan di atas level tersebut, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju US$4.330 hingga US$4.360. Namun jika gagal menembusnya, emas berisiko terkoreksi kembali ke area US$4.270–US$4.240.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup menguat tajam pada perdagangan sebelumnya setelah berhasil menembus level psikologis penting dan mencatat kenaikan lebih dari 138 poin dalam sehari. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian pasar global serta melemahnya sentimen terhadap Dollar AS. Secara teknikal, harga emas saat ini bergerak di atas level pivot 4151.45, yang menunjukkan peluang penguatan masih terbuka. Area 4279.17 menjadi target resistance terdekat, sementara level 4083.02 menjadi support penting yang perlu diperhatikan apabila terjadi koreksi.

Blog Photo

EMAS MELONJAK TAJAM! Fokus Pasar Kini ke Area 4.280

Harga emas dunia berhasil rebound kuat dan ditutup menguat lebih dari 3% pada perdagangan Kamis setelah sempat menyentuh level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Penguatan terjadi setelah muncul harapan meredanya konflik Timur Tengah menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan Iran dapat segera menandatangani kesepakatan damai dalam waktu dekat. Meski ketegangan geopolitik mulai mereda dan harga minyak dunia turun, pelaku pasar masih berhati-hati menjelang rapat kebijakan moneter Federal Reserve pekan depan. Pagi ini, emas diperdagangkan di sekitar level $4.217 per troy ons dengan peluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas area support $4.200. Sementara itu, resistance terdekat berada di area $4.231, yang jika berhasil ditembus dapat membuka peluang kenaikan menuju $4.255 hingga $4.280.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan sebelumnya setelah ditutup di level 4.210,73, menguat dari pembukaan di 4.072,25 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 4.219,89. Penguatan ini menunjukkan minat beli yang kembali meningkat setelah harga sempat turun hingga 4.023,74. Pada perdagangan hari ini, area 4.151 menjadi level pivot yang akan menentukan arah pergerakan emas selanjutnya. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang penguatan menuju resistance 4.279 masih terbuka. Namun, apabila harga kembali bergerak di bawah area pivot, tekanan jual berpotensi membawa emas menguji support terdekat di 4.083. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan sentimen global dan menunggu katalis baru yang dapat menentukan arah pergerakan emas dalam jangka pendek.

Blog Photo

Inflasi AS Naik, Harga Emas Terpuruk ke Titik Terendah 7 Bulan

Harga emas dunia merosot lebih dari 4% pada perdagangan Rabu dan ditutup di level terendah sejak November tahun lalu. Pelemahan tajam ini dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat yang menunjukkan kenaikan, sehingga memicu spekulasi bahwa Federal Reserve dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada pertemuan FOMC mendatang. Kenaikan harga minyak akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah turut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap inflasi global. Kondisi tersebut mendorong penguatan dolar AS dan menekan daya tarik emas sebagai aset non-yield. Pagi ini emas diperdagangkan di sekitar $4.072 per troy ons dengan bias masih bearish. Area $4.040 menjadi support penting yang perlu diperhatikan. Jika berhasil ditembus, harga berpotensi turun menuju $4.010 hingga $3.980. Namun, aksi bargain hunting dapat mendorong rebound ke area $4.100, dengan target kenaikan berikutnya di $4.130 hingga $4.160.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas mengalami tekanan jual yang sangat kuat pada perdagangan sebelumnya dan ditutup di 4071.28, turun tajam dari level pembukaan 4255.25. Penurunan lebih dari 180 poin ini menunjukkan dominasi sentimen bearish di pasar, dengan harga sempat menyentuh level terendah 4067.00. Untuk perdagangan hari ini, level 4131.86 menjadi area pivot yang penting diperhatikan. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, tekanan bearish masih berpotensi berlanjut dengan target penurunan menuju 4006.42 hingga 3941.55. Jika tekanan jual semakin kuat, area 3816.11 menjadi support berikutnya yang patut dicermati. Di sisi lain, peluang rebound tetap terbuka apabila harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas 4131.86. Skenario ini dapat mendorong emas menguji level resistance 4196.73 dan berpotensi melanjutkan kenaikan ke 4322.17. Pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan data ekonomi AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve yang menjadi faktor utama penggerak harga emas dalam jangka pendek.

Blog Photo

Emas Tertekan Jelang Data Inflasi AS, Dolar Kian Perkasa

Harga emas dunia turun lebih dari 1% pada perdagangan Selasa dan ditutup dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan terakhir. Pelemahan ini dipicu oleh penguatan indeks Dollar AS serta meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga setelah data Non-Farm Payrolls AS dirilis lebih kuat dari ekspektasi. Fokus pasar hari ini tertuju pada rilis data inflasi AS (CPI). Jika angka inflasi kembali lebih tinggi dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga akan semakin menguat dan berpotensi menekan harga emas lebih lanjut. Pagi ini emas dibuka di sekitar $4.255/troy ons dengan bias masih bearish. Area $4.235 menjadi support penting; jika ditembus, harga berpotensi turun menuju $4.215 hingga $4.195. Sebaliknya, penguatan di atas $4.275 dapat membuka peluang rebound menuju $4.295 hingga $4.315.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas ditutup melemah tajam pada perdagangan sebelumnya setelah turun dari level tertinggi 4336 dan berakhir di 4259, menunjukkan dominasi tekanan jual di pasar. Pergerakan yang cukup volatil tercermin dari rentang harian lebih dari 120 poin, sejalan dengan rata-rata pergerakan harian sebesar 122 poin. Untuk perdagangan hari ini, level 4286 menjadi area pivot yang penting diperhatikan. Selama harga bergerak di bawah area tersebut, tekanan bearish masih berpotensi berlanjut dengan target penurunan menuju 4209 hingga 4159. Sebaliknya, jika emas mampu kembali menembus dan bertahan di atas 4286, peluang rebound terbuka menuju area 4336 dan 4413. Pelaku pasar disarankan untuk mencermati sentimen ekonomi global dan pergerakan Dollar AS yang masih menjadi faktor utama penggerak harga emas.

Blog Photo

Emas Rebound dari Level Terendah 2 Bulan, Fokus Pasar Beralih ke Data Inflasi AS

Harga emas dunia berhasil rebound setelah sempat menyentuh level terendahnya dalam lebih dari dua bulan pada perdagangan Senin. Tekanan awal datang dari optimisme pasar terhadap data Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang kuat, namun pelemahan harga minyak di paruh kedua sesi membantu emas kembali menguat dan menutup perdagangan mendekati level pembukaan harian. Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kabar gencatan senjata antara Iran dan Israel yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Fokus investor kini beralih ke rilis data inflasi AS pekan ini yang akan menjadi petunjuk penting bagi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan mendatang. Secara teknikal, emas berpotensi melanjutkan rebound selama mampu bertahan di atas area pivot 4317. Penembusan resistance 4353 dapat membuka peluang kenaikan menuju 4375 hingga 4400. Sebaliknya, jika harga turun di bawah 4317, tekanan bearish berpotensi membawa emas kembali ke area 4295 hingga 4268.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan Senin setelah pasar terus mencerna data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan. Kondisi tersebut mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS dalam waktu dekat dan memberikan dukungan bagi penguatan Dollar AS. Meski sempat menyentuh level tertinggi di 4353.21, tekanan jual membuat emas ditutup melemah di 4329.67. Pelaku pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi AS dan pernyataan pejabat bank sentral yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter ke depan. Secara teknikal, level 4317.13 menjadi area pivot penting hari ini. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang penguatan menuju 4365.75 hingga 4401.84 masih terbuka. Sebaliknya, jika harga turun di bawah 4317.13, emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju 4281.04 bahkan 4232.42.

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?