• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Rupiah Melemah Dibawah Bayang-Bayang Defisit.

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah penantian pelaku pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).

Merujuk data Refinitiv, rupiah ada di posisi Rp 15. 320 di awal perdagangan hari ini, Rabu (22/8/2023). Posisi tersebut melemah 0,07% dibandingkan perdagangan kemarin.

Sebagai tambahan, mata uang Indonesia menguat tipis 0,07% ke posisi Rp 15.310/US$1 pada perdagangan Selasa (22/8/2023).

Rupiah tertekan setelah  dolar AS kembali gagah. Indeks dolar pada hari ini bergerak di kisaran 103,56, lebih tinggi dibandingkan pada perdagangan kemarin di kisaran 103,3.

Sikap The Fed tersebut diwacanakan akan menyebabkan pasar masih bisa ketat lagi saat pertemuan selanjutnya di sisa akhir tahun ini.

Inflasi Indonesia sendiri melandai dengan cepat dari 5,95% (year on year/yoy) pada September 2022 menjadi 3,08% (yoy) pada Juli 2023. Inflasi inti juga sudah melandai dari 3,36% (yoy) pada Desember 2022 menjadi 2,43% (yoy) pada Juli 2023.
Padahal, BI sebelumnya memproyeksi inflasi baru akan bergerak di angka 3% pada September 2023. 

sumber data:CNBC Indonesia

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?