• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Gold Analysis
Kamis, 23 Februari 2023, 08:00 WIB

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1834.34 | High: 1845.83
Close: 1825.08 | Low: 1823.37

Support-Resistance hari ini
Pivot: 1831.43
R1: 1839.48 | S1: 1817.02
R2: 1853.89 | S2: 1808.97
R3: 1861.94 | S3: 1794.56
Daily Average: 18 poin

Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Rabu di dekat level terendahnya untuk pekan ini akibat tekanan faktor fundamental setelah dirilisnya notulen rapat moneter FOMC. Sebagaimana diketahui, bank sentral AS pada awal bulan ini masih melanjutkan kebijakan ekonomi ketat dengan menaikkan suku bunga sebanyak 25 basis poin ke angka 4,75%. Di dalam notulen yang dirilis pada dini hari tadi, terlihat bahwa ada beberapa pejabat Fed yang sebenarnya mendukung suku bunga dinaikkan sebesar 50 poin. Mayoritas anggota Fed juga sepakat untuk mempertahankan kebijakan yang ketat dan agresif untuk periode waktu mendatang demi melawan tingginya laju inflasi. Nuansa hawkish dari notulen tersebut membuat aset investasi non-bunga sepert logam mulia semakin kurang menarik di mata investor.

Emas membuka sesi perdagangan hari ini di kisaran harga $1.825/troy ons dan berpotensi melanjutkan tren bearish setelah kemarin turun melewati level support kunci. Level terendahnya Jumat lalu di area 1818 kini menjadi target penurunan terdekat sekaligus level support yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam ke support lanjutan di area 1809 hingga area psikologis 1800. Sementara di sisi atasnya, harga emas perlu mengatasi level pivot harian 1831 jika ingin mengurangi tekanan bearish. Pergerakan stabil di atas level pivot juga akan menopang harga emas untuk rebound kembali ke wilayah netral di dekat area 1840 atau bahkan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area kunci 1850. 

Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
20:30 WIB: US Prelim GDP
Previous: 2.9% | Forecast: 2.9%

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?