Gold Analysis
Kamis, 2 Februari 2023, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1928.00 | High: 1954.29
Close: 1949.89 | Low: 1920.41
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1941.53
R1: 1962.65 | S1: 1928.77
R2: 1975.41 | S2: 1907.65
R3: 1996.53 | S3: 1894.89
Daily Average: 25 poin
Harga emas dunia menguat sebesar 1% lebih pada sesi perdagangan hari Rabu sekaligus mencatatkan rekor tertinggi baru dalam sembilan bulan terakhir. Dorongan bullish bagi logam mulia datang dari pernyataan pasca rapat moneter Federal Reserve dini hari tadi yang dinilai cukup dovish oleh pelaku pasar. Bank sentral AS tersebut semalam memutuskan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut sebesar 25 basis poin ke level 4,75% sesuai dengan prediksi pasar sebelumnya. Ketua Fed Jerome Powell kemudian berbicara pada konferensi pers dan menyatakan cukup senang melihat proses disinflasi mulai berjalan. Kata "disinflasi" tersebut menjadi sorotan utama pelaku pasar terutama dengan target Fed yang mengharapkan penurunan harga barang dan jasa di akhir tahun 2023.
Emas membuka sesi perdagangan hari ini di kisaran harga $1.951/troy ons dan berpotensi melanjutkan tren bullish memanfaatkan faktor fundamental dari hasil rapat moneter Fed dini hari tadi. Saat analisis ini ditulis, harga emas sudah sempat melewati level tertingginya kemarin dan berpotensi mengincar resistance di area 1962 sebagai target kenaikan terdekat. Break ke atas resistance tersebut dapat menopang bullish lanjutan untuk mengincar resistance yang lebih tinggi di area 1975. Di sisi lain, tingginya harga emas juga berpotensi mendorong pelaku pasar melakukan profit taking pasca rally yang dapat mengoreksinya turun. Level pivot harian 1941 berpotensi menjadi target penurunan terdekat, dan break ke bawah level pivot dapat menekan harga emas kembali ke zona netral di dekat level support 1928.
Bagikan Berita Ini