• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

DOLAR MENGUAT, EMAS TURUN KE LEVEL TERENDAH SEPEKAN

Harga emas dunia melemah ke level terendahnya dalam seminggu terakhir pada sesi perdagangan hari Rabu seiring menguatnya indeks dolar AS ke level tertingginya dalam dua bulan terakhir. Data ekonomi yang dirilis kemarin menjadi salah satu katalis untuk penguatan indeks dolar AS dengan melaporkan bahwa aktivitas bisnis di sektor jasa dan manufaktur mengalami kenaikan melebihi ekspektasi. Hasil data tersebut juga menopang kenaikan imbal hasil obligasi AS dan menaikkan probabilitas akan adanya kenaikan suku bunga lanjutan di bulan Oktober. Potensi akan adanya suku bunga yang lebih tinggi dalam waktu dekat akan mengurangi daya tarik aset non-bunga seperti logam mulia di mata investor.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4291 per troy ons dan menunjukkan bias bearish dengan kembali bergerak di bawah indikator Moving Average 100-hari. Area 4274 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekatnya untuk hari ini. Break ke bawah support tersebut akan menambah tekanan bearish dan berpotensi membawa harga emas turun ke level support yang lebih dalam di area 4257 atau bahkan hingga area 4240. Di sisi atasnya, indikator MA 100 hari kini akan menjadi level resistance kunci di area 4308. Break ke atas resistance tersebut akan mengembalikan harga emas ke jalur bullish dengan potensi kenaikan lebih lanjut mengincar level resistance di area 4325 atau bahkan hingga area 4342.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?