Harga emas dunia sempat menguat ke atas level $4.300 per troy ons untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juni pada hari Kamis, namun kemudian terkoreksi turun dan menutup sesi perdagangan di bawah level pembukaan harian. Kenaikan harga emas sebelumnya ditopang oleh optimisme terhadap perkembangan negosiasi antara Iran dan Oman mengenai Selat Hormuz. Namun tersendatnya negosiasi antara Iran dan AS membuat harga minyak kembali menguat dan mendorong investor untuk melakukan aksi profit taking di pasar logam mulia. Perhatian pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada rilis data Non-Farm Payrolls yang akan memberi gambaran tentang situasi pasar tenaga kerja di Amerika Serikat.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4239 per troy ons dan berpotensi melanjutkan pembalikan turun setelah kemarin membentuk shooting star candlestick pasca rally. Level support terdekat terlihat di area 4220 yang jika ditembus dapat mengonfirmasi berlanjutnya tekanan bearish dan berpotensi membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support di area 4200 hingga area 4180. Sedangkan di sisi atasnya, harga emas perlu menembus area 4260 yang menjadi level resistance terdekat untuk kembali ke jalur bullish dan menguji kembali level resistance di area 4280 hingga area kunci 4300. Hasil data NFP yang dirilis nanti malam bisa menjadi katalis yang menentukan arah pergerakan harga emas sebelum libur akhir pekan ini.
Bagikan Berita Ini