• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Harga Emas Melonjak 4%, Fokus Pasar Beralih ke Data NFP

Harga emas dunia mencatatkan penguatan tajam sebesar 4% lebih sepanjang hari Rabu untuk menutup sesi perdagangan kemarin di dekat level tertingginya dalam tujuh pekan terakhir. Kenaikan harga emas kemarin ditopang oleh optimisme pasar terhadap perkembangan negosiasi antara AS dan Iran tentang Selat Hormuz yang menekan harga minyak turun ke area $70 per barel. Turunnya harga minyak akan mengurangi kenaikan laju inflasi dan akan mencegah bank sentral untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat sehingga membuat aset non-bunga seperti logam mulia kembali menjadi incaran investor. Perhatian pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada rilis data Non-Farm Payrolls pada hari Jumat yang juga berpotensi mempengaruhi arah kebijakan bank sentral ke depannya.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4247 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan kenaikan ditopang oleh faktor fundamental dengan area 4270 menjadi level resistance terdekat. Break ke atas resistance tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bullish dengan potensi kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4295 atau bahkan hingga area 4320. Di sisi lain, harga emas yang relatif tinggi juga berpotensi menarik aksi profit taking yang dapat mengoreksinya turun menguji level support terdekat di area 4225. Break ke bawah support tersebut akan menambah tekanan bearish dan berpotensi membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 4200 atau bahkan hingga area 4175.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?