Harga emas dunia berhasil memantul naik dari level terendahnya dalam dua pekan pada hari Jumat untuk menutup sesi perdagangan pekan lalu di atas level harga psikologis $4.000 per troy ons. Meski demikian, aksi bargain hunting menjelang libur akhir pekan lalu tersebut tidak cukup untuk mengangkat harga emas lebih tinggi seiring menguatnya indeks Dollar AS dan harga minyak dunia di saat bersamaan. Berlanjutnya konflik antara AS dan Iran di Selat Hormuz masih menjadi kecemasan utama pelaku pasar global sepanjang pekan lalu dan tampaknya juga masih akan menjadi topik utama untuk pekan ini. Naiknya harga minyak dunia akibat tersendatnya rantai suplai di Selat Hormuz membuat pelaku pasar kembali mencemaskan kenaikan laju inflasi global yang berpotensi memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuan.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4006 per troy ons dan masih berada dalam bias bearish melihat pergerakannya yang langsung melemah ke bawah level psikologis 4000. Area 3980 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekatnya untuk hari ini. Break ke bawah area 3980 akan menambah tekanan bearish dan berpotensi membawa harga emas turun menuju level support yang lebih dalam di area 3960 atau bahkan hingga area 3940. Di sisi atasnya, area 4020 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi oleh harga emas untuk mengurangi tekanan bearish. Pergerakan stabil di atas area 4020 juga akan menopang harga emas untuk melanjutkan kenaikan, mengincar resistance yang lebih tinggi di area 4040 atau bahkan hingga area 4060.
Bagikan Berita Ini