Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 3391.65 | High: 3396.71
Close: 3369.00 | Low: 3346.92
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 3370.88
R1: 3394.83 | S1: 3345.04
R2: 3420.67 | S2: 3321.09
R3: 3444.62 | S3: 3295.25
Daily Average: 41 poin
Harga emas dunia bergerak fluktuatif sepanjang hari Senin sebelum menutup sesi perdagangan kemarin di bawah level pembukaan harian. Pergerakan pasar emas kemarin dipengaruhi oleh perkembangan tentang konflik Iran-Israel dan potensi keikutsertaan Amerika Serikat dalam konflik tersebut. Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pihaknya telah meluncurkan serangan ke beberapa fasilitas nuklir Iran pada hari Minggu, namun kemudian memberikan kesempatan bagi Iran untuk kembali ke meja negosiasi. Trump kemudian mengumumkan pada dini hari tadi bahwa Iran dan Israel telah menyepakati gencatan senjata total. Jika ini benar, maka permintaan aset safe haven seperti logam mulia akan berkurang dan harga minyak dunia akan kembali menurun.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $3368 per troy ons dan berada dalam bias bearish dengan adanya potensi gencatan senjata antara Iran dan Israel. Area 3345 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat. Break ke bawah area tersebut akan menambah tekanan bearish dan berpotensi membawa harga emas turun ke level support yang lebih dalam di area 3321 atau bahkan hingga area 3295. Skenario bearish ini akan gagal jika harga emas mampu menguat ke dekat level resistance kunci di area 3394. Break ke atas resistance tersebut akan memberi momentum bullish dan berpotensi menopang harga emas naik mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 3420 atau bahkan hingga area 3444.
Ketua Fed Jerome Powell akan menyampaikan laporan kebijakan moneter untuk semester pertama 2025 di hadapan Kongres. Berpotensi memicu volatilitas di pasar.
Bagikan Berita Ini