Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 2617.68 | High: 2638.94
Close: 2633.54 | Low: 2614.79
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 2629.09
R1: 2643.39 | S1: 2619.24
R2: 2653.24 | S2: 2604.94
R3: 2667.54 | S3: 2595.09
Daily Average: 29 poin
Harga emas dunia bergerak menguat pada hari Kamis didorong oleh permintaan aset safe haven di sesi perdagangan yang bervolume rendah setelah libur hari Natal. Berita bahwa Rusia menyerang sistem kelistrikan Ukraina membuat situasi geopolitik di Eropa Timur masih memanas dan mendorong permintaan terhadap aset investasi safe haven. Sementara itu, pelaku pasar juga masih mencari gambaran situasi ekonomi AS di bawah pemerintahan baru Presiden Trump dan strategi suku bunga Federal Reserve untuk tahun 2025. Donald Trump akan mulai menjabat kembali di Gedung Putih pada bulan Januari, dan kebijakan yang dijanjikannya dapat menaikkan kembali laju inflasi yang berhasil ditekan Fed sepanjang tahun ini. Kembalinya tekanan inflasi ini akan memaksa Fed memperlambat laju kenaikan suku bunga yang berpotensi akan berakibat negatif pada harga emas dunia.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2635 per troy ons dan masih menjaga bias bullish meski terlihat bergerak turun dari harga pembukaan saat analisis ini ditulis. Di sisi atasnya, area 2643 akan menjadi target kenaikan terdekat sekaligus level resistance yang perlu diatasi harga emas untuk mendapat dorongan bullish lanjutan. Pergerakan stabil di atas resistance tersebut dapat menopang harga melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 2653 atau bahkan hingga area 2667. Di sisi bawahnya, level pivot harian 2629 akan menjadi batas bawah untuk skenario bullish. Pergerakan di bawah area pivot dapat membawa harga emas turun dan kembali menguji indikator Moving Average 100-hari yang menjadi level support kunci di area 2616.
Bagikan Berita Ini