• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2648.35 | High: 2668.96
Close: 2662.85 | Low: 2638.24

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2656.68
R1: 2675.13 | S1: 2644.41
R2: 2687.40 | S2: 2625.96
R3: 2705.85 | S3: 2613.69
Daily Average: 27 poin

Harga emas dunia bergerak fluktuatif sepanjang hari Selasa dan mengakhiri sesi perdagangan dengan menguat ke dekat level tertingginya dalam dua pekan terakhir. Data yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat melaporkan bahwa aktivitas bisnis untuk sektor manufaktur di area New York jatuh ke level terendahnya dalam lima bulan terakhir. Hasil data tersebut membuat imbal hasil obligasi AS melemah dan membantu mengangkat permintaan aset non-bunga seperti logam mulia. Pelaku pasar masih menunggu data ekonomi lain dari AS yang dapat menjadi petunjuk untuk kebijakan Federal Reserve pada rapat moneternya di awal November. CME FedWatch Tool saat ini memperkirakan probabilitas 90% akan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin. Prospek suku bunga yang lebih rendah inilah yang menjaga permintaan emas tetap di level tinggi. 

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2662 per troy ons dengan bias bullish jangka pendek melihat pergerakannya di atas level pivot harian. Area 2675 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang jika ditembus dapat menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar level resistance kunci di area 2687. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas bergerak melemah ke bawah level pivot harian yang akan membawanya menguji level support di area 2644. Break ke bawah area support tersebut dapat mengembalikan tekanan bearish pada harga emas yang berpotensi membawanya turun lebih dalam menuju level support di area 2626.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?