• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2558.73 | High: 2594.92
Close: 2586.81 | Low: 2551.19

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2577.64
R1: 2604.09 | S1: 2560.36
R2: 2621.37 | S2: 2533.91
R3: 2647.82 | S3: 2516.63
Daily Average: 33 poin

Harga emas dunia menguat sebesar 1% lebih sepanjang hari Kamis dan menutup sesi perdagangan di dekat rekor tertingginya di angka $2600 per troy ons yang dicapai pada hari Rabu. Permintaan terhadap aset non-bunga seperti logam mulia dipastikan meningkat seiring Federal Reserve memulai program pelonggaran kebijakan ekonominya dengan memangkas suku bunga sebesar 0,5%. Bank sentral AS tersebut juga masih menargetkan angka suku bunga yang lebih rendah sebelum tahun ini berakhir. Turunnya suku bunga acuan dari mayoritas bank sentral global ditambah dengan kondisi geopolitik yang masih relatif berisiko akan terus mendorong investor ke aset non-bunga seperti logam mulia. Mayoritas analis ekonomi kini melihat bahwa harga emas masih berpotensi mengalami kenaikan paling tidak hingga akhir tahun 2024.

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2586 per troy ons dan telah kembali ke jalur bullish berkat dorongan dari faktor fundamental. Harga emas kini berpotensi menguji kembali area psikologis 2600 yang jika ditembus dapat menopang kenaikan lebih tinggi mengincar level resistance di area 2615. Namun di sisi lain, harga emas yang relatif tinggi juga berpotensi memicu aksi jual yang dapat mengoreksinya turun menjelang penutupan pasar akhir pekan. Area 2570 akan menjadi target terdekat untuk skenario bearish ini, dan break ke bawah area tersebut dapat menekan harga emas menuju level support yang lebih dalam di area 2555.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?