Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2495.57 | High: 2523.50
Close: 2516.79 | Low: 2493.89
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2511.39
R1: 2528.90 | S1: 2499.29
R2: 2541.00 | S2: 2481.78
R3: 2558.51 | S3: 2469.68
Daily Average: 28 poin
Harga emas dunia menguat mendekati level tertinggi dalam seminggu terakhir pada hari Kamis seiring melemahnya Dollar AS setelah dirilisnya data ekonomi dengan angka lebih lemah dari ekspektasi. Data yang kemarin dirilis oleh ADP melaporkan bahwa pasar tenaga kerja swasta hanya mampu menyerap 99.000 pekerja baru sepanjang bulan Agustus, jauh lebih rendah dari ekspektasi awal di angka 144.000. Angka tersebut juga menjadi yang terendah dalam tiga tahun terakhir sehingga dapat diartikan sebagai sinyal melambatnya pertumbuhan pasar tenaga kerja AS. Perhatian pelaku pasar hari ini masih akan tertuju pada sektor tenaga kerja AS dengan adanya rilis data Non-Farm Payrolls, rata-rata upah per jam, dan tingkat pengangguran. Jika data-data tersebut juga memberikan angka yang lemah, maka kita dapat melihat harga emas kembali menguat dan berpotensi mencatatkan rekor tertinggi baru.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2517 per troy ons dan berada dalam bias bullish setelah dibuka di atas level pivot harian. Arah pergerakan harga emas hari ini akan sangat ditentukan oleh data tenaga kerja AS yang dirilis nanti malam. Hasil data yang lebih lemah dari ekspektasi akan menopang harga emas menguat menguji level resistance di area 2529. Break ke atas level resistance tersebut akan membuka jalan untuk harga emas melanjutkan kenaikan mencetak rekor tertinggi baru dengan target di area 2541 atau bahkan hingga area 2558. Sebaliknya, hasil data lebih lemah dari ekspektasi akan menekan harga emas turun menguji level support di area psikologis 2500. Break ke bawah support tersebut akan menambah tekanan bearish pada harga emas dan membawanya turun ke level support yang lebih dalam di area 2481 hingga area kunci 2470.
Bagikan Berita Ini