• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2382.38 | High: 2398.32
Close: 2382.95 | Low: 2363.10

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2381.46
R1: 2399.81 | S1: 2364.59
R2: 2416.68 | S2: 2346.24
R3: 2435.03 | S3: 2329.37
Daily Average: 57 poin

Harga emas dunia bergerak cukup fluktuatif pada hari Selasa sebelum akhirnya ditutup di level yang nyaris sama dengan level pembukaan harian. Masih tingginya permintaan aset safe haven di tengah kondisi geopolitik global yang memanas berhasil mengimbangi berkurangnya harapan terhadap pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Sebagaimana diketahui, logam mulia pekan lalu menyentuh rekor tertingginya di angka $2.430 per ons seiring pelaku pasar mengantisipasi serangan Iran ke Israel. Namun jika konflik bersenjata ini tidak meluas, maka fokus pelaku pasar akan kembali tertuju pada Federal Reserve. Ketua Fed Jerome Powell dini hari berbicara di sebuah forum tentang tren ekonomi di Washington DC dan menekankan hasil data ekonomi pekan lalu yang menunjukkan masih tingginya laju inflasi. Akibatnya, bank sentral AS mungkin masih perlu mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama.
 
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2382/troy ons dan masih berada dalam bias bullish terutama dengan adanya dorongan dari faktor fundamental. Area psikologis 2400 masih akan bertindak sebagai level resistance kunci yang jika ditembus dapat menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 2417 atau bahkan hingga area 2435. Di sisi bawahnya, area 2364 akan menjadi level support terdekat yang akan menopang harga emas jika terjadi koreksi turun. Break ke bawah level support tersebut akan menambah tekanan bearish dan dapat membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 2347 atau bahkan hingga area 2330.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?