Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2187.22 | High: 2223.08
Close: 2181.15 | Low: 2166.25
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2190.16
R1: 2214.07 | S1: 2157.24
R2: 2246.99 | S2: 2133.33
R3: 2270.90 | S3: 2100.41
Daily Average: 29 poin
Harga emas dunia kembali mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang sejarah pada hari Kamis sebagai respon dari pernyataan pasca rapat moneter FOMC. Bank sentral AS tersebut masih memproyeksikan pemangkasan suku bunga minimal tiga kali sebelum Desember 2024 sehingga membuat aset non-bunga seperti emas masih cukup menarik di mata investor. Meski demikian, Ketua Fed Jerome Powell juga menegaskan bahwa waktu yang tepat untuk mulai memangkas suku bunga akan sangat bergantung pada data ekonomi dalam beberapa bulan ke depan. Data ekonomi AS yang kemarin dirilis sehari setelah pernyataan tersebut masih melaporkan angka yang positif dari berbagai sektor seperti menufaktur dan perumahan. Akibatnya, logam mulia tidak mampu bertahan lama di level tertingginya dan mengalami aksi profit taking yang membuatnya harus menutup sesi perdagangan kemarin di bawah harga pembukaan harian.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2181/troy ons dengan bias bearish melanjutkan penurunan dari paruh kedua sesi kemarin. Harga emas berpotensi menguji level support terdekat di area 2170 yang jika ditembus dapat memicu penurunan lebih dalam menuju level support berikutnya di area 2160. Sementara di sisi atasnya, level pivot harian di area 2190 akan menjadi resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mendapat dorongan bullish-nya kembali. Pergerakan stabil di atas area pivot akan menopang kenaikan harga emas mengincar area psikologis 2200 atau bahkan lebih tinggi hingga area 2210.
Bagikan Berita Ini